Hukum Internasional

Posted on

Hukum Internasional – Halo sobat pembaca semuanya kembali lagi bersama kami di edin08.majalahpendidikan.com yang dimana kali ini kami akan membahas tentang pelajaran PKN nih sobat tentang Hukum Internasional, dan untuk lebih jelasnya maka simaklah penjelasannya dibawah ini.

Hukum Internasional

Pengertian

Adalah bagian hukum sebagai pengatur aktivitas entitas yang skalanya internasional. Pada awalnya itu bisa diartikan sebagai perilaku dan hubungan antarnegara.

Tapi didalam pola hubungan internasional sekarang yang semakin kesini semakin kompleks pengertian ini lalu meluas sampai hukum yang sifatnya seluruh dunia itu mengurusi struktur dan juga perilaku organisasi yang mendunia dan juga dengan batas tertentu, perusahaan yang multinasional dan juga individu.

Kaidah Hukum Internasional

Lantas apa ya kaidahnya? yakni hukum yang mempunyai hubungan dengan organisasi dan juga lembaga secara mendunia dan mengatur hubungan satu dengan yang lain sekaligus hubungan dan negara-negara dan juga individu-individu.

Ada berapakah kaidah tentang hukum berhubungan yang bersangkutan individu-individu dan juga badan non-negara yang sejauh hak dan juga kewajiban individu dan juga badan non-Negara itu penting bagi warga dunia.

Bentuk Hukum Internasional

Ada beberapa kah bentuk perwujudan ataupun pola perkembangan secara khusus berlaku pada sebuah bagian dunia yang tertentu mengenai soal hukum ini, yakni sebagai berikut:

Hukum Regional

Bentuk yang satu ini hanya berlaku atau terbatas pada daerah lingkungan yang berlakunya.

Contohnya merupakan Hukum Amerika atau Amerika Latin, yakni konsep landasan kontinen atau Continental Shelf dan juga konsep perlindungan sebuah kekayaan hayati laut yang awalnya itu tumbuh di Benua Amerika sampai menjadi sebuah hukumyang mendunia dan Umum.

Hukum Khusus

Hukum Internasional yang bentuk kaidahnya secara khusus berlaku negara-negara tertentu saja contohnya saja Konvensi Eropa soal HAM sebagai sebuah cerminan keadaan, taraf perkembangan, kebutuhan dan juga tingkat integritas yang juga berbeda-beda pada setiap bagian masyarakat yang bermacam-macam.

Perbedaan diantara keduanya yakni terletak pada pertumbuhannya. Yang regional itu tumbuh melalui suatu hukum kebiasaan, sedangkan yang khusus itu tumbuh melalui sebuah perjanjian Internasional yang multilateral.

Subjek Dari Hukum Internasional

sumber hukum internasional
  1. Yang pertama Negara
  2. Yang kedua Individu
  3. Yang ketiga Tahta Suci atau Vatican
  4. Yang keempat Palang Merah Internasional
  5. Yang kelima Organisasi Internasional

Sebagian Ahli itu menyatakan bahwa suatu pemberontak sudah termasuk bagian subjek dari hukum internasional.

Sumber Hukum Internasional

Sumber hukum itu dibedakan menjadi 2 bagian, yakni sebagai berikut:

  1. Sumber hukum materil, yakni segala sesuatu yang membahas sebagian dasar yang berlakunya hukum pada sebuah negara.
  2. Sumber hukum formal, yakni sumber darimana kita memiliki atau menemukan suatu ketentuan-ketentuan dari hukum internasional.

Menurut dari pasal 38 didalam Piagam Mahkamah Internasional, sumber dari hukum formal itu terdiri dari :

  • Perjanjian Internasional atau Traktat.
  • Kebiasaan-kebiasaan dari internasional yang sudah terbukti didalam praktek umum dan juga diterima sebagai sebuah hukum.
  • Asas-asas umum dari hukum yang sudah diakui oleh yang negara-negara beradab.
  • Yurisprudency, yakni keputusan dari hakim hukum internasional yang telah memiliki kekuatan hukum yang tetap.
  • Doktrin, yakni pendapat dari para ahli hukum secara internasional.

Asas-Asas Hukum Internasional

asas hukum internasional

Asas-asas yang telah ada didalam menjalin sebuah hubungan diantar bangsa-bangsanya:

1. Asas Teritorial

adalah asas yang sudah berdasar kepada kekuasaan sebuah Negara atas daerah ataupun wilayahnya. Sebuah Negara dapat melakukan hukum disetiap orang atau barang yang ada di wilayahnya.

Tapi, untuk setiap orang ataupun barang yang ada di luar wilayahnya pasti diberlakukan suatu hukum asing ataupun hukum penuh dengan skala internasional.

Artinya yakni hukum dari sebuah wilayah maka hanyalah berlaku didalam wilayah itu, sedangkan apabila berada di luar wilayah pasti diberlakukan suatu hukum berbeda, didalam hal ini dapat berarti yakni Hukum Internasional.

2. Asas Kebangsaan

adalah asas diberlakukan oleh setiap Negara disetiap warga negaranya.

Artinya yakni bagi semua Warga Negara, dimanapun tempatnya contohnya di negara asing, pasti tetap mendapatkan suatu perlakuan hukum yang sama dengan di negara berasalnya.

Contohnya seseorang melakukan suatu tindakan pidana atau kriminal di negara lain, maka pasti tetap sama dikenakan hukum dari negara yang dimana ia berasal. Karena asas ini memiliki kekuatan ekstrateritorial.

3. Asas Kepentingan Umum

Adalah asas yang berdasarkan kepada kewenangan negara sebagai pelindungi dan juga mengatur kepentingan didalam kehidupan dimasyarakat.

Didalam hal ini negara bisa menyesuaikan diri dari semua keadaan dan juga peristiwa dan berkaitan dari kepentingan umum, jadi hukum itu tidak terikat kepada batas-batas wilayah sebuah negara.

Dalam pelaksanaan dari hukum ini ada beberapa asas yakni sebagai brikut:

  1. PACTA SUNT SERVANDAasas hukum yang mengatakan bahwa setiap perjanjian itu menjadi sebuah hukum yang mengikat para pihak yang melaksanakan perjanjian. Ini ada dipasal 26 tentang Konvensi WINA pada tahun 1969.
  2. EQUALITY RIGHTSyakni negara yang mempunyai hubungan ataupun yang saling mengadakan suatu hubungan itu dipunyai kedudukan yang sama yang ada dibawah hukum.
  3. RECIPROSITAS  atau Asas Timbal Balik: tindakan yang bisa dibalas setimpal oleh sebuah negara kepada negara lain, baik berupa tindakan yang mempunyai sifat positif ataupun negatif.
  4. COURTESY: Yang artinya yakni setiap negara yang ada sangkutannya haruslah saling hormat menghormati dan juga saling menjaga suatu kehormatan negaranya dengan yang lain.
  5. REBUS SIC STANTIBUS: Asas yang sudah berfungsi untuk memutuskan sebuah perjanjian secara sepihak apabila ada perubahan yang sangat mendasar ataupun fundamental didalam keadaan yang berkaitan dengan suatu perjanjian internasional yang sudah disepakati.

Demikian lah pembahasan kali ini semoga dengan dibuatnya artikel ini dapat membantu kalian dan terima kasih telah membaca dan berkunjung.

Baca Juga Lainnya: