Ideologi Kapitalisme

Posted on

Ideologi Kapitalisme – Halo sobat sekalian kembali lagi bersama kami di edin08.majalahpendidikan.com yang dimana pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang pelajaran PKN nih sobat tentang Ideologi Kapitalisme mau tau lebih lengkap marilah simak penjelasannya dibawah ini.

Ideologi Kapitalisme

Sebuah ideologi yang ada dikarenakan perkembangan dari ideologi kapitalisme yakni ideologi sosialisme. Selain dari pengertian dan juga ciri dari ideologi kapitalisme yang pasti kita bahas, yang tak lupa kami akan memberikan kelebihan dan juga kekurangan dari sistem ini.

Pengertian Ideologi Kapitalisme

Kata Kapitalisme itu asalnya dari bahasa Latin dari akar katanya yakni “caput” yang artinya kepala. Diabad 12 dan juga 13 kata itu dapat diartikan dengan dana, persediaan barang, sejumlah uang ataupun uang bunga pinjaman. Didalam abad 18 istilah itu bisa diartikan yakni kapital produktif.

Karl Marx itu menyatakan istilah itu menjadi sebuah konsep sentral yang bisa disebut dengan cara produksi.

Adapun Max Weber itu menganggap kapitalisasi yakni sebagai sebuah kegiatan ekonomi yang ditujukan pada sebuah pasar dan juga dipacu untuk menghasilkan sebuah laba dengan adanya suatu pertukaran pasar.

Sejarah dari perkembangan kapitalisme itu dibagi menjadi 3 fase yakni sebagai berikut:

  • Kapitalisme awal dari 1500 sampai 1750
  • Kapitalisme klasik dari 1750 sampai 1914
  • Kapitalisme lanjut dari 1914 sampai sekarang

Tokoh pemikir atau pengembang Kapitalisme yang diantaranya yakni: John Locke, David Ricardo, Adam Smith, Marthin Luther King, Lord Keynes, Robert Malthus, David Hume, dan juga Karl Marx.

Contoh dari kapitalisme contohny swalayan, penjualan saham, dan juga pemberian kredit.

Ciri Ciri Kapitalisme

Ciri-ciri yang menjadi suatu ciri khas dari ideologi kapitalisme:

  • Pengakuan yang sangat luas diatas hak-hak pribadi
  • Pasar yang berfungsi memberikan suatu sinyal pada produsen dan juga konsumen didalam bentuk harga-harga.
  • Individu itu bebas menentukan suatu pekerjaan atau usaha yang dipandang baik untuk dirinya.
  • Manusia itu dipandang sebagai suatu mahluk yakni homo-economicus, yang kerjaannya mengejar kepentingan atau keuntungan untuk dia sendiri.
  • Kepemilikan dari alat-alat produksi berada di tangan individu, yang berbanding kebalik dengan ideologi komunisme.
  • Campur tangan dari pemerintah yang diusahakan dengan sekecil mungkin. “The Invisible Hand” dan mengatur perekonomian yang menjadi efisien.
  • Perekonomian itu diatur dengan mekanisme pasar.

Kekurangan kapitalisme

Sistem ini pula memiliki kelemahan yakni sebagai berikut:

  • Tidak adanya persaingan yang sempurna. Yang ada suatu persaingan yang tidak sempurna dan juga persaingan monopolistik.
  • Sebagian yang menganggap persaingan yang sengit dan dibawa oleh ideologi kapitalisme sebagai suatu kelemahan yang utama.
  • Profit dipandang yang menjadi tujuan dari bisnis utama bersama dengan raksasa bisnis yang mengambil alih dari perusahaan-perusahaan yang kecil.
  • Kapitalisme pula diyakini yang menyebabkan dari distribusi kekayaan secara tidak adil menggunakan kekayaan dan juga kekuasaan yang hanya dikuasai dengan segelintir orang.
  • Sistem harga yang gagal mengalokasikan dari sumber-sumber dengan efisien, dikarenakan adanya faktor-faktor eksternalitas atau tidak memperhitungkan yang memperkecil upah buruh dan juga lain-lain.
  • Kapitalisme yang membuat ekonomi dan berorientasi kepada uang. Perusahaan bisnis pasti akan melihat ekonomi menggunakan titik pandang materialistik.
  • Kapitalisme itu memicu berkurangnya Sumber Daya Alam dikarenakan dieksploitasi agar menjaga pertumbuhan ekonomi yang pastinya berkesinambungan.

Kelebihan kapitalisme

Sistem kapitalisme memiliki beberapa keunggulan, yakni diantaranya sebagai berikut:

  • Lebih efisien didalam memanfaatkan sebuah sumber-sumber daya dan juga distribusi barang-barang.
  • Kreativitas yang ada dimasyarakat menjadi lebih tinggi dikarenakan adanya kebebasan untuk melakukan segala hal.
  • Pengawasan politik dan juga sosial minimal, dikarenakan tenaga waktu dan juga biaya yang dipakai lebih kecil.
  • Mendorong sebuah pertumbuhan ekonomi yang memfasilitasi kompetisi terbuka yang ada di pasar.
  • Hasil kapitalisme merupakan sistem ekonomi ter-desentralisasi. Faktor ini dianggap sebuah kelebihan yang terbesar dari kapitalisme.
  • Didalam perekonomian terdesentralisasi, individu mempunyai lebih banyak pilihan didalam berbisnis.
  • Kerja keras itu sangat dihargai didalam ekonomi kapitalis. Pengusaha yang memiliki kinerja baik dan juga mampu terus melakukan sebuah inovasi yang akan memenangkan suatu persaingan.
  • Kapitalisme itu membentuk ekonomi yang dimana konsumen yang mengatur pasar.

Berawal dari kapitalisme yang liberal pada akhirnya berkembang menjadi sebuah ideologi liberal. Ciri-ciri dari negara yang menganut ideologi kapitalisme yakni sebagai berikut.

  • Kebebasan warga negara untuk dijunjung tinggi. Warga negara yang bebas melakukan apa saja yang asalkan tak melanggar sebuah tertib hukum.
  • Negara yang hanya bertindak sebagai suatu pengawas jalannya sebuah tertib hukum.
  • Dikapitalis monopolis yang mengesampingkan nilai-nilai dari agama sampai melahirkan sekulerisme atau paham yang bisa memisahkan agama dari negara.

Zaman ini kapitalisme sangatlah berkembang pesat, dapat dilihat dengan adanya sebuah pasar bebas atau globalisasi. Yang dimana memberikan sebuah kesempatan pada semua orang agar berbisnis dengan tidak adanya penghalang khusus.

Demikian lah pembahasan kali ini semoga dengan dibuatnya artikel ini dapat membantu kalian dan terima kasih telah membaca dan berkunjung.

Baca Juga Lainnya: