Konstitusi

Posted on

Konstitusi – Halo sobat sekalian kembali lagi bersama kami di edin08.majalahpendidikan.com yang dimana pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang pelajaran PKN nih sobat tentang Konstitusi mau tau lebih lengkap marilah simak penjelasannya dibawah ini.

Konstitusi

Undang-undang dasar ataupun konstitusi yang bertujuan salah satunya yakni sebagai tempat berdiri yang kokoh untuk suatu Negara. Dikarenakan tanpa tidak adanya UUD Negara tak memiliki pedoman.

Pengertian Konstitusi

Didalam ketatanegaraan Bangsa Indonesia konstitusi itu diartikan sama seperti Undang-Undang Dasar. UUD bisa diartikan sebuah peraturan dasar yang dapat memuat sebuah ketentuan-ketentuan pokok dan juga menjadi salah satu sumber dari perundang- undangan. Konstitusi merupakan keseluruhan peraturan yang baik itu tertulis ataupun tidak tertulis dan mengatur dengan cara mengikat cara sebuah pemerintahan yang diselenggarakan didalam sebuah masyarakat negara.

Fungsi Konstitusi

Kami sarankan kalian mempelajari juga tentang fungsi pancasila dikarenakan ada hubungannya juga dengan fungsi konstitusi, diantaranya yakni sebagai berikut:

  • membatasi sebuah kekuasaan pemerintah supaya tak bertindak secara sewenang–wenang supaya hak-hak untuk warga negaranya itu terlindungi dan juga tersalurkan atau konstitusionalisme.
  • sebagai sumber dari hukum yang tertinggi.
  • sebagai sebuah identitas nasional dan juga lambang negara.
  • sebagai sarana dari perekayasaan dan juga pembaruan di masyarakat.
  • fungsi simbolik yakni sebagai suatu pemersatu.
  • fungsi simbolik yakni sebagai suatu rujukan identitas dan juga keagungan suatu bangsa.
  • sebagai suatu piagam kelahiran sebuah negara.
  • sebagai sebuah alat untuk membatasi suatu kekuasaan.
  • sebagai pelindung dari hak asasi manusia serta kebebasan warga sebuah negara.
  • sebagai sebuah sarana untuk pengendalian dimasyarakat.
  • fungsi simbolik sebuah pusat upacara.

Sifat Konstitusi

Sifat pokok dari UUD negara yakni fleksibel atau luwes dan juga rigit atau kaku.

  • Fleksibel atau luwes: apabila UUD itu akan ada perubahan pada sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan zaman.
  • Rigit atau kaku: apabila UUD itu sangat sulit untuk dirubah kapanpun.

Jenis Konstitusi

Menurut dari CF. Strong UUD itu terdiri dari 2 macam, yakni sebagai berikut:

  1. Tertulis atau documentary constitution adalah aturan-aturan pokok dari dasar negara, bangunan negara serta tata negara, sekaligus sebagai aturan dari dasar lain yang mengatur suatu peri kehidupan bangsa didalam persekutuan dihukum negara.
  2. Tidak tertulis atau konvensi merupakan kebiasaan dari ketatanegaraan yang sering sekali muncul.

Adapun syarat-syarat dari konvensi yakni sebagai berikut:

  • Diakui dan juga dipergunakan secara berulang-ulang didalam praktik untuk penyelenggaraan negara.
  • Tidaklah bertentangan dengan Undang Undang Dasar 1945.
  • Memperhatikan dari pelaksanaan Undang Undang Dasar 1945.

Secara teoritis Undang Undang Dasar itu dibedakan menjadi2 yakni sebagai berikut:

  • Konstitusi-politik, yang isinya mengenai norma-norma didalam sebuah penyelenggaraan negara, hubungan dari rakyat dengan pemerintah, hubungan diantara lembaga negara.
  • Konstitusi-sosial, Undang Undang Dasar yang mengandung semua cita-cita sosial dari bangsa, rumusan filosofis dari negara, sistem sosial, ekonomi, dan juga politik yang ingin sekali untuk dikembangkan bangsa itu.

Tujuan UUD

  • Membatasi kekuasaan si penguasa, agar tidak bertindak dengan sewenang-wenang dan tanpa membatasi dari kekuasaan suatu penguasa.
  • Pedoman dari penyelenggaraan negara, dengan berpedoman kepada UUD maka negara pasti berdiri secara kokoh.
  • Melindungi HAM, semua penguasa berhak untuk menghormati HAM orang lain dan juga hak mendapatkan perlindungan hukum didalam melakukan haknya.

Selesai sudah pembahasan kali ini semoga dibuatnya artikel ini bisa membantu kalian dan terima kasih sudah membaca dan juga berkunjung.

Baca Juga Lainnya: