Perbedaan Spermatogenesis dan Oogenesis

Posted on

Perbedaan Spermatogenesis dan Oogenesis – Halo pembaca sekalian kembali lagi bersama kami di edin08.majalahpendidikan.com yang dimana kali ini kami akan membahas soal Perbedaan Spermatogenesis dan Oogenesis yuk simak selengkapnya dengan uraian dibawah ini.

Perbedaan Spermatogenesis dan Oogenesis

Gametogenesis merupakan proses yang dimana sel kelamin bisa terbentuk. Terdapat ada 2 gametogenesis yakni spermatogenesis serta oogenesis. Adapun perbedaannya spermatogenesis serta oogenesis yang harus kalian ketahui.

Pengertian Spermatogenesis dan Oogenesis

persamaan dan perbedaan spermatogenesis dan oogenesis

1. Spermatogenesis

Spermatogenesis merupakan proses pembentukan sperma di pria yakni menggunakan cara pembelahan mitosis serta meiosis. Spermatogenesis itu bertujuan agar pembentukan sperma yang sudah terjadi di dalam tubulus seminiferus yang ada di dalam tesis atau organisme jantan.

Ada beberapa tahapan didalam spermatogenesis yang bisa menghasilkan 4 sel sperma yang fungsional serta ke-4 sel sperma itu subur atau fertil.

Tahapan dari spermatogenesis yakni sebagai berikut :

1. Spermatogonium

Spermatogenium merupakan tahapan pertama spermatogenesis yang dihasilkan tesis. Spermatogonium itu terdiri atas 46 kromosom yang sifatnya 2n atau diploid.

2. Spermatosit Primer

Spermatosit primer merupakan hasil mitosis spermatogenium. Tahapan ini merupakan tahap pendewasaan serta tidak terjadi sebuah pembelahan. Spermatosit primer itu terdiri atas 46 kromosom serta bersifat 2n.

3. Spermatosit Sekunder

Spermatosit sekunder merupakan hasil meiosis I yang asalnya dari spermatosit primer dan terdiri atas 23 kromosom serta bersifat n atau haploid atau kromosom yang tidak berpasangan.

4. Spermatid

Spermatid merupakan hasil meiosis II dari spermatosit yang sekunder dan terdiri atas 23 kromosom serta bersifat n atau haploid atau kromosom yang tidak berpasangan.

5. Sperma atau Spermarozoa

Sperma merupakan perubahan bentuk atau pun diferensisasi dari spermatid. Spermatid itu berubah menjadi sebuah sperma yang mempunyai bagian–bagian yang tersendiri, contohnya kepala, leher, serta ekor.

Sperma itu terdiri atas 23 kromosom serta bersifat n atau haploid. Tahapan ini pula adalah tahap sperma yang sudah matang serta fungsional.

2. Oogenesis

persamaan spermatogenesis dan oogenesis

Oogenesis merupakan proses pembentukan ovum di wanita menggunakan cara pembelahan mitosis serta meiosis. Oogenesis itu bertujuan agar pembentukan ovum yang sudah terjadi di folikel ovarium atau organisme betina.

Ada beberapa tahapan didalam oogenesis yang bisa menghasilkan 1 sel ovum serta 3 sel polosoit ataupun bahan polar atau bahan kutub. Dan hanya ada 1 sel ovum lah yang sangat subur.

Tahapan oogenesis yakni sebagai berikut:

1. Oogenium

Oogenium merupakan tahapan yang pertama dari oogenesis dan dihasilkan ovarium. Oogenium itu terdiri atas 46 kromosom yang sifatnya 2n atau diploid atau kromosom berpasangan.

2. Oosit Primer

Oosit primer merupakan hasil mitosis oogenium. Tahap ini merupakan tahap pendewasaan serta tidak terjadi suatu pembelahan. Oosit primer itu terdiri atas 46 kromosom serta bersifat 2n.

3. Oosit Sekunder dan Polosit

Oosit sekunder serta polosit merupakan hasil meiosis I asalnya dari oosit primer dan terdiri atas 23 kromosom serta bersifat n atau haploid.

4. Ootid dan 3 Sel Polosit

Ootid dan juga 3 sel polosit merupakan hasil meiosis II dari oosit yang sekunder serta polosit yang terdiri atas 23 kromosom yang bersifat n atau haploid.

5. Ovum

Ovum merupakan perubahan bentuk ataupun diferensisasi dari ootid. Ovum itu terdiri atas 23 kromosom serta bersifat n atau haploid yang merupakan tahapan yang terakhir serta ovum yang telah matang serta fungsioal.

Perbedaan Spermatogenesis dan Oogenesis

Untuk lebih mudah dipahami kami telah rangkumkan perbedaan dari spermatogenesis serta oogenesis didalam tabel yang berikut ini.

Pembeda Spermatogenesis Oogenesis
Pengertian Spermatogenesis merupakan proses pembentukan sperma di pria menggunakan cara pembelahan mitosis serta meiosis. Oogenesis merupakan proses pembentukan ovum di wanita dengan cara melakukan pembelahan mitosis serta meiosis.
Tujuan Pembentukan sperma Pembentukan ovum
Tempat Terjadi pada tubulus seminiferus berada di dalam tesis. Terjadi di folikel ovarium.
Proses Spermatogenesis itu terjadi dengan terus menerus, mulai baligh sampai mati. Terjadi di dalam folikel ovarium (organisme betina).
Tahapan I 1 spermatosid yang primer yang membelah menjadi 2 spermatosid yang sekunder. 1 oosid primer itu membelah dan menjadi 1 oosid sekunder serta 1 badan kutub.
Tahapan II 1 spermatosid sekunder lalu membelah 2 spermatid. 1 oosid sekunder itu membelah menjadi 1 ovum serta 1 badan kutub.
Tempat Pematangan Semuanya di tesis Tahap I pembelahan terjadi di ovarium serta tahap II berada di luar ovarium.
Badan Kutub Tidak ada Terdapat 2 badan kutub
Hasil 4 sel sperma yang fungsional. 1 sel ovum serta 3 sel polosoit ataupun bahan polar.
Jumlah Sel Fungsional 4 sel yang fungsional 1 sel yang fungsional
Penyimpanan setelah Proses Selesai Sperma itu disimpan didalam tesis. Ovun itu disimpan pada sistem reproduksi si wanita.
Pembelahan Pembelahan meiosis itu terjadi dengan simetris. Pembelahan meiosisnya itu terjadi dengan asimetris.
Pembelahan Meiosis Menghasilkan suatu sel anakan yang sama besarnya. Menghasilkan suatu sel anakan yang tak sama besar.
Perbedaan Pada Mamalia 1. Terdiri atas 4 bagian yakni kepala, leher, badan serta ekor.
2. Ada sedikit sitoplasma.
3. Nukleus padat serta tanpa nukleuplasma.
4. Ada sentriol.
5. Mitikondria itu membentuk spiral danserta tersusun padat dan disebut nebenkern.
6. Sperma itu berbentuk seperti flagelata serta bergerak.
1. Ovum mempunyai nukleus yang tak berada di tengah–tengah.
2. Ada banyak sitoplasma.
3. Nukleus itu dibungkus nukleoplasma dan disebut vesikel germinal.
4. Tidak ada sentriol.
5. Mitokondria di sitoplasma itu tersusun dengan acak.
6. Ovum berbentuk seperti bola dan tak bergerak.
7. Banyak dikelilingi dengan lapisan telur.
Tahapan 1 spermatogonium lalu 1 spermatosit primer lalu 2 spermatosit sekunder lalu 4 spermatid lalu 4 spermarozoa. 1 oogonium lalu 1 oosit primer lalu 1 oosit sekunder serta 1 sel polosit lalu 1 ootid serta 3 sel polosit lalu 1 ovum

Selesai sudah pembahasan kali ini semoga dibuatnya artikel ini bisa membantu kalian dan terima kasih sudah membaca dan juga berkunjung.

Baca Juga Lainnya: